February 11, 2012

Menghitung Kekuatan Interaksi antara Wilayah desa - kota

Menghitung Kekuatan Interaksi antara Wilayah desa - kota
Interaksi wilayah merupakan hal yang penting dilakukan karena setiap wilayah tidak dapat mencukupi kebutuhannya sendiri. Untuk mengetahui seberapa besar kekuatan interaksi antara dua wilayah dapat dilakukan secara kuantitatif dengan rumus-rumus di bawah ini.

a. Rumus Carrothers
Menurut teori ini, kekuatan hubungan ekonomis antara dua tempat, berbanding lurus dengan besarnya penduduk dan berbanding terbalik dengan jarak antaranya. Jadi, makin banyak jumlah penduduk di dua tempat, makin besarlah interaksi ekonominya, tetapi makin jauh jarak antaranya makin kecillah interaksinya.
Rumus
I = P1.P2/J
Keterangan:
I : Interaksi
P1 : Jumlah penduduk salah satu dari dua kota.
P2 : Jumlah penduduk dari kota yang lain.
J : Jarak antara dua kota.

b. Hukum Gravitasi
Dasar interaksi desa-kota adalah hukum gravitasi dari Issac Newton, seorang ahli ilmu fisika. Sir Issac Newton (1687) mengatakan bahwa dua buah benda atau materi memiliki gaya tarik-menarik yang kekuatannya berbanding lurus dengan hasil kali kedua massa tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak benda tersebut.

Hukum gravitasi Newton dapat diterapkan dalam studi geografi pemasaran dan studi transportasi. Selain itu, juga digunakan dalam studi perpindahan penduduk, masalah memilih lokasi, dan masalah interaksi. Jika hukum gravitasi Newton digunakan untuk menghitung besarnya interaksi antara wilayah pertumbuhan A dan B, maka rumusnya menjadi:
IA.B = PA.PB/(DA.B)2
Keterangan:
IA.B : interaksi wilayah pertumbuhan A dan B.
PA : jumlah penduduk wilayah pertumbuhan A.
PB : jumlah penduduk wilayah pertumbuhan B.
D A.B : jarak antara wilayah pertumbuhan A dan kota B.

Apa Komentar anda tentang materi di Atas...

Artikel yang berkaitan :

Comments
0 Comments

0 comments: