June 20, 2013

Peraturan & cara Permainan Softball


Kalian telah mempelajari gerak-gerak softball. Kali ini kita akan mempelajari peraturan permainan softball.

a. Peraturan permainan softball
Peraturan permainan yang dipergunakan pada PON IX tahun 1977 adalah Official Rules of Softball yang dikeluarkan oleh The International Joint Rules Committee of Softball. Peraturannya sebagai berikut.
1) Jumlah pemain tiap-tiap regu terdiri atas 9 orang pemain. Satu di antaranya ditunjuk sebagai kapten yang berkewajiban sebagai wakil regunya untuk berhubungan dengan umpire (wasit) yang memimpin pertandingan. Di tiap-tiap base ditempatkan seorang pembantu wasit yang disebut base umpire.
2) Lamanya pertandingan ditentukan oleh inning yaitu 7 inning. Pengertian 1 inning adalah setiap regu bermain 1 kali giliran memukul dan 1 kali menjadi regu penjaga.

b. Cara-cara permainan softball
Cara-cara dalam permainan softball sebagai berikut.
1) Regu yang mendapat giliran memukul bergantian seorang demi seorang mendapatkan kesempatan 3 kali memukul bola dengan ketentuan bila pukulan yang pertama atau kedua baik, pemukul harus segera lari.
2) Urutan pemukul ditentukan oleh nomor urut yang telah ditentukan sebelumnya.
3) Tiap-tiap base hanya boleh diisi oleh seorang pemain pemukul, dengan aturan pemain pemukul pertama tidak boleh dilalui oleh pemukul kedua atau oleh pemain yang ketiga, dan seterusnya.
4) Pemain bebas mengadakan gerakan selama bola dalam permainan, kecuali bila pitcher sudah siap untuk melemparkan bola kepada pemukul.
5) Pada waktu akan di-tick, pelari tidak boleh menghindar dengan berlari keluar atau ke dalam dari batas yang telah ditentukan.
6) Strike akan dihitung pada setiap bola yang dipukul baik kena maupun tidak, lemparan yang bagus (di antara bahu dan lutut) tetapi tidak dipukul, dan setiap bola yang dipukul tetapi meleset keluar. Apabila pukulan tersebut terus-menerus meleset maka akan diulang sampai pukulan tadi baik, kecuali bila pukulan yang meleset tadi melambung dan kemudian tertangkap oleh regu penjaga, maka pukulan itu dikatakan mati. Wasit mengatakan strike sedangkan bola yang dilemparkan itu salah, artinya tidak berada di atas home base antara bahu dan lutut si pemukul tetapi bila bola yang salah itu dipukul juga maka dikatakan strike.
7) Free walk atau lari bebas diberikan bila pitcher melakukan ball atau kesalahan sebanyak empat kali. Pemukul dihalang-halangi oleh regu penjaga pada waktu akan menuju ke base, bila semua base terisi sedangkan pemukul telah 3 kali tidak mengenai pukulannya disebabkan pitcher melemparkan bolanya salah terus atau ball. Bola yang dilemparkan oleh pitcher melambung baik dipukul atau tidak.
8) Cara mematikan pemain dan pertukaran tempat. Pemain dinyatakan mati bila di-tick sebelum pelari sampai mengenai base, pada waktu melakukan tick, bola tidak boleh lepas dari tangan regu penjaga. Pertukaran tempat antara regu pemukul dan regu penjaga terjadi bila regu pemukul dinyatakan tiga kali mati.
9) Cara mendapatkan angka untuk regu pemukul.
Setiap pelari dengan pukulan yang baik dan dapat kembali dengan selamat melampaui home base mendapatkan nilai 1. Setiap pelari yang menuju ke base harus berada di base tadi dan tidak boleh lewat. Bila lewat boleh di-tick kecuali lari pada base yang pertama boleh lewat (tetapi tidak berpurapura dengan maksud agar dapat langsung ke base kedua).
Bila bola yang dipukul melambung dan dapat tertangkap oleh regu penjaga maka si pemukul langsung dinyatakan mati, serta para pelari lainnya harus kembali ke base semula yang ditempatinya tadi dengan cepat agar base-nya tidak dibakar. Pelari-pelari yang kembali tadi dapat dimatikan. Pemukul/pelari yang telah dinyatakan mati tidak dapat melanjutkan perjalanannya dan kembali masuk kotak (tempat yang telah disediakan) untuk menunggu gilirannya memukul lagi.

c. Peraturan khusus
Peraturan khusus dalam permainan softball sebagai berikut.
1) Apabila pada salah satu pertandingan berakhir dengan hasil sama (tie) setelah pertandingan berjalan 7 inning, maka pertandingan akan dilanjutkan dengan menambah inning.
2) Tim yang tidak bersedia atau menolak bermain pada waktu yang telah ditentukan dalam acara pertandingan (play ball) maka tim tersebut dinyatakan kalah dengan angka 0-7.
3) Time out diberikan hanya satu kali kepada setiap tim yang bertanding untuk setiap inning, masing-masing selama 1 menit.

d. Syarat-syarat pemain dikatakan mati
Berikut ini syarat-syarat pemain dikatakan mati.
1) Apabila pemain telah memukul tiga kali dan yang terakhir tidak mengenai bola, sedangkan catcher dapat menangkap lambungan pitcher sebelum bola jatuh; catcher tidak dapat menangkap lambungan pitcher, tetapi semua base berisi, pemukul tetap dianggap mati.
2) Memukul secara betul atau salah, sedangkan regu penjaga lapangan dapat menangkap bola yang dipukulnya (bola yang dipukul kena tetapi tidak sempurna dan tidak membuat satu busur yang vertikal ke atas, bila ditangkap oleh catcher tidak dianggap bola tangkap).
3) Pemain belum sampai di base I, sedangkan base I ini telah dibakar.
4) Dapat di-tick sewaktu-waktu dan di mana saja kalau tidak menginjak base.
5) Membuat infield-fly dan membuat bunt pada pukulan ketiga, sedangkan hasilnya pukulan salah satunya ball.
6) Pada waktu lari belum sampai di base yang dituju namun base ini telah “dibakar” atau di-tick di perjalanan.
7) Langsung kena bola yang dipukul teman seregunya.

Apa Komentar anda tentang materi di Atas...

Artikel yang berkaitan :

Comments
0 Comments

0 comments: