February 2, 2012

ciri-ciri & pengertian pembangunan berkelanjutan serta kriterianya


ciri-ciri & pengertian pembangunan berkelanjutan serta kriterianya
Mungkin kamu pernah mendengar istilah pembangunan berkelanjutan. Konsep pembangunan ini mulai dikampanyekan semenjak terjadi kegagalan pembangunan, di mana proses yang terjadi hanya satu arah (dari ke atas ke bawah) dan tidak terjadi keberlanjutan. Tantangan yang dihadapi pembangunan berkelanjutan menemukan cara guna meningkatkan kesejahterakan dengan penggunaan sumber daya alam secara bijak. Sehingga diharapkan sumber daya alam yang dapat diperbarui terlindungi dan penggunaan sumber daya yang tidak dapat diperbarui tetap bisa memenuhi kebutuhan generasi yang akan datang. Pelaksanaan pembangunan berkelanjutan telah diperkuat oleh kesepakatan para pemimpin bangsa, antara lain dalam Deklarasi Rio pada KTT Bumi tahun 1992, Deklarasi Millenium PBB tahun 2000, dan Deklarasi Johannesburg pada KTT Bumi tahun 2002. Nah, materi ini hanya akan membahas sekilas mengenai pembangunan berkelanjutan, karena akan dibahas tuntas pada bab berikutnya. Hal yang lebih penting adalah kamu tahu bagaimana kriteria pembangunan berkelanjutan.

Kamu sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan pembangunan berkelanjutan. Lalu bagaimana indikator suatu pembangunan telah memenuhi syarat berkelanjutan? Secara umum kriteria pembangunan berkelanjutan mengacu pada empat aspek umum pembangunan, yaitu aspek sosial, ekonomi, lingkungan, dan teknologi. Beberapa kriteria dan indikator pembangunan berkelanjutan dihasilkan dalam sebuah kerja sama antara negara-negara selatan dan negara utara. Semua aspek tersebut tercermin dalam indikator pembangunan berkelanjutan sebagai berikut.
1. Memberikan kontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan lokal.
2. Dukungan dalam penerapan keberlanjutan penggunaan sumber daya alam.
3. Mendorong peningkatan lapangan kerja.
4. Kontribusi terhadap keberlanjutan neraca pembayaran.
5. Kontribusi terhadap keberlanjutan ekonomi makro.
6. Adanya efektivitas biaya.
7. Kontribusi terhadap kemandirian.

Agar kamu menjadi lebih memahami tentang pembangunan berkelanjutan berikut ini salah satu contohnya di bidang pariwisata. Berdasarkan Piagam Pariwisata Berkelanjutan, 1995, pembangunan pariwisata harus didasarkan pada kriteria keberlanjutan yang artinya bahwa pembangunan dapat didukung secara ekologis dalam jangka panjang sekaligus layak secara ekonomi, adil secara etika dan sosial terhadap masyarakat. Berdasarkan pernyataan ini, pembangunan berkelanjutan berarti ada upaya terorganisasi guna mengembangkan kualitas hidup dengan berpedoman pada prinsip keberlanjutan. Hal ini akan terlaksana dengan dukungan sistem pemerintahan. Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa kebijakan apa yang diterapkan pemerintah sangat memengaruhi arah keberlanjutan pembangunan.

Pembangunan pariwisata yang berkelanjutan dikenali dengan adanya elaborasi prinsip-prinsip seperti partisipasi, keikutsertaan para pelaku (stakeholder), kepemilikan lokal, penggunaan sumber daya berkelanjutan, mewadahi tujuan-tujuan masyarakat, perhatian terhadap daya dukung, monitor dan evaluasi, akuntabilitas, pelatihan serta promosi. Nah, bisa kamu bayangkan bukan keterpaduan antarprinsip-prinsip tersebut.

Apa Komentar anda tentang materi di Atas...

Artikel yang berkaitan :

Comments
0 Comments

0 comments: