September 14, 2011

Perbedaan antara Agama Wahyu dengan Agama Bukan Wahyu


Agama
Kepercayaan
-        Berpokok pada konsep keesaan Tuhan
-        Beriman kepada nabi.
-        Sumber utama tuntunan dan ukuran bagi baik dan buruk adalah kitab suci yang diwahyukan.
-        Lahir di Timur Tengah.
-        Timbul di daerah-daerah yang secara historis berada di bawah pengaruh ras
-        Semitik, kemudian menyebar ke luar area pengaruh Semitik.
-        Agama wahyu adalah agama missionary, sesuai dengan ajaran dan/atau historisnya.
-        Ajarannya tegas dan jelas.
-        Ajarannya memberikan arah dan jalan yang lengkap kepada para pemeluk-nya.
-        Pemeluknya berpegang baik pada aspek duniawi (the worldly) atau aspek spiritual dari hidup ini.

-        Tidak harus demikian.
-        Tidak beriman kepada nabi.
-        Kitab suci yang diwahyukan tidak esensial.
-        Lahir di luar area Timur Tengah (kecuali Paganisme).
-        Lahir di luar area Semitik.
-        Bukan agama missionary
-        Ajarannya kabur dan sangat elastik.
-        Taoisme menitik beratkan kepada aspek hidup spiritual, pada Confusianisme lebih menekankan pada aspek duniawi.


Tabel tersebut memperlihatkan perbandingan dua jenis agama yaitu kelompok agama wad’i (natural religions) atau agama alamiah dan agama samawi (revealed religions) atau agama yang diwahyukan. Agama wad’i adalah agama-agama yang timbul di antara manusia sendiri dan lingkungan dimana mereka hidup. Agama-agama yang tergolong dalam agama wad’i antara lain agama Hindu, Buddha, Kong Hu Cu, dan Shinto. Agama Samawi adalah agama-agama yang diturunkan Tuhan agar menjadi petunjuk bagi manusia. Yang tergolong agama samawi adalah agama Yahudi, agama Nasrani (Kristen), dan agama Islam.

Sebagai contoh, Islam adalah agama samawi terakhir yang diwahyukan oleh Allah swt. kepada utusan-Nya, Muhammad saw., untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia di dunia. Agama Islam bersifat universal dan menjadi rahmat bagi seluruh alam (rahmah lil’al-alamin). Islam tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya dan kedudukan manusia di hadapan Tuhan, tetapi juga memberikan tuntunan bagaimana manusia berhubungan dengan sesamanya, dan bagaimana kedudukan manusia di tengah-tengah alam semesta ini.

Apa Komentar anda tentang materi di Atas...

Artikel yang berkaitan :

Comments
0 Comments

0 comments: