April 2, 2012

Mengenal Kreasi Tari Kelompok dari Indonesia


Mengenal Kreasi Tari Kelompok dari Indonesia
Berikut ini akan dipaparkan beberapa tari kelompok Nusantara untuk menambah wawasan Anda dan semoga menjadi inspirasi dalam berkreasi. Tari kelompok adalah tarian yang dimainkan oleh lebih dari dua orang penari. Ada hal yang perlu dibedakan dari tari kelompok dengan tari tunggal. Perbedaan tersebut tampak pada pola gerak yang ditarikan ke dalam bentuk sajian dengan menggunakan unsur estetis seni. Pengertian tari kelompok dapat diartikan dengan tari yang Disajikan dengan cara mengkomposisikan gerak dan ritme.

Secara terstruktur sebagai wujud ekspresi, tari kelompok dimainkan oleh lebih dari dua penari sehingga akan ada unsur gerak dan cara mengomposisikannya. Kegiatan mengomposisikan dimaksud adalah antara iringan, desain pola lantai, desain tinggi rendahnya kedudukan penari/level, tujuannya yang dapat membuat seluruh sajian tari menarik, dan dinamika sajian yang mengandung makna ekspresif sebuah dan gagasan.

a. Tari Hadrah
Tari Hadrah terdapat di beberapa daerah di Nusantara yang dipengaruhi oleh budaya Islam. Tarian ini khusus diperuntukkan bagi penari pria karena gerakannya bersumber dari gerak pencak sebagai lambang keperkasaan. Tari Hadrah merupakan tarian khas daerah Lampung yang memiliki keunikan, yaitu menggunakan kacamata.

b. Tari Hudoq
Tari Hudoq ditarikan oleh beberapa orang penari yang tergolong pada tarian ritual suku Dayak. Biasanya, tarian ini dilakukan untuk kepentingan saat akan memulai menanam padi, merayakan masa panen, dan membersihkan desa (permohonan agar desa terhindar dari berbagai musibah).
Para penari menari-nari mengikuti irama musik sambil dirasuki roh-roh yang memang sengaja dipanggil oleh seorang pawang (pemimpin dalam kelompok tersebut) yang diyakini mampu menjaga atau memelihara tanaman, mengusir hama, dan menjaga desa. Upacara ini dilaksanakan di lapangan atau di halaman rumah panjang dan pelaksanaannya bisa berlangsung sampai satu hari.

c. Tari Lilin Syiwa
Tari Lilin Syiwa merupakan tari yang berasal dari Palembang. Kekuatan komunikasi tarian ini terletak pada bentuk dan gerak tangan. Hal ini terlihat pada penekanan aksesori jari-jari tangan para penarinya sehingga tampak lebih indah dan bermakna. Bentuk dan gerak tangan Tari Lilin Syiwa ini mendapat pengaruh dari gerak tari India. Penyebabnya adalah pada zaman dahulu Indonesia pernah mendapat pengaruh yang cukup besar dari kebudayaan India.

Apa Komentar anda tentang materi di Atas...

Artikel yang berkaitan :

Comments
0 Comments

0 comments: