February 6, 2012

Klasifikasi Desa berdasarkan mata pencaharian & perkembangan masyarakat

Klasifikasi Desa berdasarkan mata pencaharian & perkembangan masyarakat
Suatu desa antara yang satu dengan yang lain memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Ada desa yang maju, tetapi ada pula desa yang masih sangat tertinggal. Mengapa hal itu dapat terjadi? Masuk kategori manakah desa tempat tinggalmu? Berikut ini adalah klasifikasi desa berdasarkan mata pencaharian dan perkembangan masyarakat.
a. Berdasarkan Mata Pencaharian
Aktivitas penduduk untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, terkait dengan mata pencaharian penduduk tersebut. Hal ini mencerminkan aktivitas yang dominan pada desa tersebut. Suatu desa yang sebagian besar penduduknya memiliki mata pencaharian sebagai nelayan, maka desa itu disebut sebagai desa nelayan. Bagaimanakah jika sebagian besar penduduknya memiliki mata pencaharian di bidang pertanian, perindustrian, kerajinan, peternakan, atau di bidang lainnya? Tentunya kamu dapat mengidentifikasikan desa-desa tersebut.

b. Berdasarkan Perkembangan Masyarakat
Kamu tentunya sudah pernah mendengar mengenai desa tradisional, swadaya, swakarya, dan swasembada. Desa-desa tersebut merupakan perkembangan desa dari yang masih sangat tradisional sampai desa yang sudah maju. Desa tertinggal merupakan desa yang masih sangat bergantung pada alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Desa seperti ini merupakan desa yang sangat terisolasi dan ada di wilayah pedalaman berupa sukusuku terasing. Contohnya: suku Kubu.

Desa swadaya dicirikan dengan kehidupan penduduknya yang sudah mulai menetap dan masih memiliki ikatan yang kuat terhadap adat istiadat. Pada desa ini sebagian besar penduduknya berpendidikan rendah dan mata pencahariannya sebagai petani yang hasilnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sendiri.

Desa seperti itu biasanya terdapat di daerah pegunungan atau perbukitan. Sedangkan desa yang lebih maju adalah desa swakarya. Pada desa ini masyarakatnya dalam masa transisi dan pengaruh dari luar mulai masuk. Mata pencaharian penduduknya mulai bervariasi dan roda pemerintah sudah mulai berkembang baik. Bantuan dari pemerintah merupakan perangsang untuk pembangunan di desa.

Desa yang kondisinya lebih maju adalah desa swasembada. Masyarakat pada desa ini memiliki mata pencaharian yang beraneka ragam di bidang perdagangan dan jasa, serta memiliki tingkat pendidikan yang tinggi sehingga pola pikirnya lebih maju. Pada umumnya masyarakatnya sudah mulai lepas dari adat istiadat karena pengaruh dari luar, terutama penggunaan teknologi modern oleh masyarakat. Selain itu, desa swasembada merupakan desa yang terbuka sehingga interaksi dengan daerah lain atau kota-kota di sekitarnya berjalan lancar. Perkembangan suatu desa untuk menjadi desa yang maju memerlukan waktu dan proses yang lama. Kemajuan suatu desa salah satunya dipengaruhi oleh potensi yang ada di desa tersebut.

Apa Komentar anda tentang materi di Atas...

Artikel yang berkaitan :

Comments
0 Comments

0 comments: