February 24, 2012

Faktor Pendorong, Penghambat, & Mempengaruhi Mobilitas Sosial


Faktor Pendorong, Penghambat, & Mempengaruhi Mobilitas Sosial
Sebagaimana telah diungkapkan bahwa terjadinya mobilitas sosial didorong oleh situasi dan kondisi lingkungan setempat. Secara umum situasi yang dapat mendorong terjadinya mobilitas sosial antara lain:
a. Struktur Sosial
Struktur sosial yang ada mendorong seseorang untuk melakukan mobilitas sosial. Dalam hal ini berarti perpindahan status sosial dapat terjadi apabila status sosial tinggi yang dituju memang benar ada, masih menyediakan ruang untuk diisi dan mudah memperolehnya. Misalnya, sekelompok buruh tidak dapat menjadi karyawan pabrik, karena pabrik yang dituju tidak membuka lowongan pekerjaan atau seseorang pengamen tidak sanggup mengangkat status sosialnya menjadi sarjana, karena tidak memiliki ijazah SMA.

b. Individu
Tidak semua orang mampu meningkatkan status sosialnya, walaupun suatu status sosial tinggi telah tersedia. Orang dari status sosial rendah tidak dapat secara otomatis menempati status sosial tinggi tersebut. Misalnya, seseorang mengadu nasib ke Jakarta untuk berjuang memperoleh pekerjaan. Di Jakarta tersedia berbagai macam kesempatan kerja. Akankah orang tersebut dapat menempati peluang kerja yang tersedia? Belum tentu! Hal tersebut sangat bergantung pada kecakapan, keterampilan, dan kemampuan orang tersebut. Penentu inilah yang dinamakan faktor individu. Dilihat dari pengaruhnya, faktor individu ini ternyata lebih menentukan dibandingkan faktor struktur. Semakin tinggi kemampuan individu, semakin besar kesempatannya untuk meningkatkan status sosialnya. Selain itu, dalam proses mobilitas sosial terdapat faktor yang mempengaruhi serta menghambat terjadinya mobilitas sosial dalam masyarakat. Adapun faktor-faktor tersebut antara lain:

a. Faktor-faktor yang menghambat mobilitas sosial, yaitu:
1) Kebudayaan
Kebudayaan dalam suatu masyarakat mampu menjadi penghambat terjadinya mobilitas sosial. Kebudayaan yang dimaksud adalah kebudayaan yang bersifat tradisional. Lain halnya dengan masyarakat modern. Dalam masyarakat modern justru memberikan peluang terjadinya mobilitas sosial sebagai akibat kemajuan teknologi, komunikasi, dan transportasi.
2) Lingkungan Asal
Keterbukaan lingkungan asal akan mempercepat terjadinya mobilitas sosial. Namun sebaliknya, apabila di lingkungan asal bersifat tertutup maka akan memperlambat mobilitas sosial.
3) Tradisi
Dalam suatu masyarakat tentunya memiliki tradisi masingmasing. Di mana tradisi ini digunakan sebagai patokanpatokan atau pedoman dalam bertingkah laku. Jika dalam tradisi masyarakat masih menganut paham-paham kolot besar kemungkinan mobilitas tidak terjadi.
4) Ekonomi
Dalam hal ini keadaan ekonomi yang serbakekurangan akan sulit untuk mengikuti dan menyesuaikan dengan kedudukan yang dimasukinya.

b. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi mobilitas sosial, yaitu:
1) Status Sosial
Status sosial tidak terlepas dari pembawaan yang dimiliki oleh orang tuanya. Oleh karena itu, apabila seorang anak tidak merasa puas dengan kedudukan orang tuanya, ia dapat berusaha untuk meraih kedudukan yang lebih tinggi daripada orang tuanya.
2) Keadaan Ekonomi
Mobilitas sosial geografis sering terjadi apabila sumber daya alam di daerah padat penduduk sudah tidak mampu mencukupi kebutuhan untuk hidup. Sehingga penduduk cenderung mencari lahan subur di daerah lain melalui migrasi/perpindahan antarwilayah.
3) Situasi Politik
Apabila situasi politik suatu wilayah negara tidak menjamin terhadap keamanan penduduk, mobilitas sosial akan terjadi, mereka akan berpindah mencari daerah yang aman.
4) Motif-Motif Keagamaan
Adanya kelompok-kelompok yang menekan terhadap umat beragama lainnya mengakibatkan kelompok-kelompok yang merasa tertekan tersebut memilih untuk mengadakan mobilitas sosial.
5) Masalah Kependudukan
Semakin sempitnya lahan permukiman mendorong orang untuk mencari tempat-tempat atau wilayah yang masih memungkinkan untuk bermukim.
6) Keinginan Melihat Daerah Lain
Muncul gagasan untuk melihat daerah lain menimbulkan ide terjadinya mobilitas secara geografis. Selain itu juga memungkinkan terjadinya perpindahan masyarakat dari suatu laporan sosial ke laporan sosial yang lain dengan cara alih potensi dengan membandingkan besarnya pendapatan atau gaji yang lebih besar.

Apa Komentar anda tentang materi di Atas...

Artikel yang berkaitan :

Comments
0 Comments

0 comments: