January 28, 2012

Cara Menghitung Pertumbuhan Penduduk



Cara Menghitung Pertumbuhan Penduduk
Dalam periode tertentu, jumlah penduduk suatu wilayah selalu mengalami perubahan. Perubahan jumlah penduduk ini disebut pertumbuhan penduduk. Pertumbuhan penduduk dapat dibedakan menjadi pertumbuhan penduduk alami dan pertumbuhan penduduk total.

a. Pertumbuhan Penduduk Alami
Pertumbuhan penduduk alami suatu wilayah terjadi karena ada selisih jumlah kelahiran dengan jumlah kematian. Sedang penduduk yang keluar dan masuk di wilayah itu tidak diperhitungkan karena relatif sedikit. Penentuan pertumbuhan penduduk alami menggunakan rumus sebagai berikut.
Pa = L – M
Keterangan:
Pa = Pertumbuhan penduduk alami.
L = Angka kelahiran dalam satu tahun.
M = Angka kematian dalam satu tahun.

b. Pertumbuhan Penduduk Total
Pertumbuhan penduduk total menunjukkan besarnya pertumbuhan penduduk suatu wilayah selama satu tahun dengan memerhatikan faktor kelahiran, kematian, dan migrasi. Penentuan pertumbuhan penduduk total suatu wilayah sama dengan penentuan pertumbuhan penduduk alami ditambah selisih jumlah penduduk yang keluar dengan penduduk yang masuk ke suatu wilayah. Rumus penentuan pertumbuhan penduduk total sebagai berikut.
Pt = (L – M) + (I – E)
Keterangan:
Pt = Pertumbuhan penduduk total.
L = Angka kelahiran dalam satu tahun.
M = Angka kematian dalam satu tahun.
I = Penduduk yang masuk (imigrasi).
E = Penduduk yang keluar (emigrasi).

c. Proyeksi Jumlah Penduduk
Dalam perencanaan pembangunan yang berhubungan dengan kesejahteraan rakyat sering dibutuhkan data jumlah penduduk pada waktu mendatang. Untuk mengetahui jumlah penduduk suatu wilayah pada waktu mendatang dapat diperoleh dengan menggunakan metode matematika yang dikenal dengan rumus proyeksi jumlah penduduk. Rumus-rumus proyeksi jumlah penduduk sebagai berikut.
1) Rumus Aritmatika
Perhitungan jumlah penduduk dengan rumus ini menganggap pertumbuhan penduduk setiap tahun adalah sama.
Pn = P0 (1 + rn)
Keterangan:
Pn = Jumlah penduduk setelah n tahun ke depan.
P0 = Jumlah penduduk pada tahun awal.
r = Angka pertumbuhan penduduk.
n = Jangka waktu dalam tahun.
2) Rumus Geometrik
Perhitungan jumlah penduduk dengan rumus ini menggunakan dasar bunga majemuk pertumbuhan penduduk (bunga berbunga).
Pn = P0 (1 + r) n
Keterangan:
Pn = Jumlah penduduk setelah n tahun ke depan.
P0 = Jumlah penduduk pada tahun awal.
r = Angka pertumbuhan penduduk.
n = Jumlah waktu dalam tahun.
3) Rumus Eksponensial
Perhitungan jumlah penduduk dengan rumus ini menganggap bahwa terjadi pertumbuhan penduduk konstan dan kontinu setiap hari.
Pn = P0 .ern
Keterangan:
Pn = Jumlah penduduk setelah n tahun ke depan.
P0 = Jumlah penduduk pada tahun awal.
r = Angka pertumbuhan penduduk.
n = Jangka waktu dalam tahun.
e = Bilangan eksponensial = 2,7182818.

Apa Komentar anda tentang materi di Atas...

Artikel yang berkaitan :

Comments
0 Comments

0 comments: