August 20, 2011

Apa itu Ekonomi Mikro ???


Kalian tentu telah mengenal dan memahami arti kata mikro yang berarti kecil. Jadi, ekonomi mikro dapat diartikan sebagai ilmu ekonomi kecil. Menerangkan arti teori mikroekonomi dengan menerjemahkan masing-masing perkataan dalam istilah tersebut tidak akan memberi penjelasan yang tepat mengenai arti dari konsep mikroekonomi. Arti yang sebenarnya hanya dapat dilihat dari corak dan ruang lingkup analisisnya, teori mikroekonomi dapat didefinisikan sebagai satu bidang studi dalam ilmu ekonomi yang menganalisis mengenai bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian. Teori mikroekonomi bertitik tolak dari pandangan yang menganggap bahwa faktor-faktor produksi atau sumber-sumber yang dimiliki masyarakat adalah terbatas, sedangkan keinginan manusia tidak terbatas. Jadi, yang menjadi analisis teori mikroekonomi adalah bagaimanakah caranya menggunakan faktor-faktor produksi yang tersedia secara efisien agar kemakmuran dapat dimaksimumkan.

Berdasarkan pemikiran di atas, masyarakat haruslah membuat pilihan-pilihan. Kegiatan memilih ini perlu dibedakan pada dua aspek yaitu dalam kegiatan memproduksi barang dan jasa dan dalam kegiatan menggunakan (konsumsi) barang dan jasa. Masalah memilih dalam teori mikroekonomi dikemukakan dengan tiga pertanyaan, yaitu:
a. Apakah jenis-jenis barang dan jasa yang harus diproduksikan?
b. Bagaimanakah barang dan jasa yang diperlukan masyarakat akan dihasilkan?
c. Untuk siapakah barang dan jasa tersebut diproduksi?

a. Menentukan Jenis Barang yang Perlu Diproduksi
Pertanyaan pertama yaitu apakah jenis-jenis barang dan jasa yang diproduksi merupakan persoalan yang akan menentukan kegiatan-kegiatan ekonomi yang dijalankan dalam perekonomian dengan perkataan lain, pilihan-pilihan para konsumen merupakan faktor penting dalam menentukan jenis-jenis kegiatan memproduksi yang harus dijalankan. Analisis mengenai interaksi di antara produsen dan konsumen (penjual dan pembeli) dijelaskan dalam teori permintaan dan penawaran. Dan teori perilaku konsumen menerangkan dengan lebih terinci sikap para pembeli dalam memilih barang dan jasa yang akan dibelinya.

b. Menentukan Cara Memproduksi yang Paling Efisien
Untuk mewujudkan barang dan jasa diperlukan faktor-faktor produksi yang sering disebut sumbersumber daya atau resources. Faktor-faktor produksi yang tersedia dalam setiap perekonomian terbatas jumlahnya dan memerlukan biaya atau pengorbanan untuk memperolehnya. Oleh karena itu, para pengusaha harus membuat pilihan agar dapat mencapai efisiensi yang tinggi dalam menggunakan faktor-faktor produksi.

Dengan kata lain, sebelum menjalankan kegiatan memproduksinya, setiap pengusaha harus menyelesaikan persoalan kedua yang dinyatakan sebelumnya yaitu bagaimanakah caranya memproduksikan barang yang akan dijualnya untuk memenuhi kebutuhan para konsumen? Analisis-analisis dalam teori mikroekonomi yang menerangkan tentang teori produksi (fungsi produksi), biaya produksi dan struktur pasar dan penentuan harga dan jumlah produksi di berbagai pasar bertujuan untuk menerangkan bagaimana seorang produsen memecahkan persoalan tersebut.

c. Untuk Siapa Barang akan Diproduksi
Setelah mengetahui jenis-jenis faktor produksi yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan memproduksi, produsen akan pergi ke pasar faktor untuk mendapatkan faktor-faktor produksi yang diperlukannya. Sifat interaksi di antara para pengusaha (pembeli faktor produksi) dan rumah tangga (pemilik faktor produksi) dalam pasar faktor diterangkan dalam teori distribusi. Teori ini menerangkan beberapa hal berikut ini.
1) Sifat umum dari interaksi di antara pengguna dan penjual faktor produksi di pasar faktor.
2) Caranya berbagai pendapatan faktor produksi (upah, sewa, bunga, dan keuntungan) ditentukan di pasar.

Sebagai akibat dari penggunaan faktor-faktor produksi dalam kegiatan menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat, akan tercipta aliran pendapatan pada faktor-faktor produksi yang digunakan. Aliran ini akan menentukan corak distribusi pendapatan dalam masyarakat.

Selanjutnya corak distribusi pendapatan ini akan menentukan corak permintaan masyarakat atas barang dan jasa. Dengan demikian, aliran-aliran pendapatan yang berlaku sebagai akibat kegiatan memproduksi barang dan jasa akan dapat memecahkan persoalan untuk siapakah barang dan jasa perlu diproduksi.

Apa Komentar anda tentang materi di Atas...

Artikel yang berkaitan :

Comments
0 Comments

0 comments: